Custom Search


Hari ini ketika aku tidak sengaja membuka sebuah file yang ada di dokumen warnet depan rumah, aku menemukan sebuah postingan yang di copy ke Ms. Word berserta coment komennya, yang isinya menyangkut kesiapan Sri Sultan HB X menjadi Capres. Yang luar biasa disini, adalah komentar-komentar para pengunjung yang berasal dari penjuru tanah air, dimana mereka sangat mendukung Sri Sultan HB X untuk mencalonkan diri menjadi Presiden Republik Indonesia. Ini berarti salah satu tanggapan positif dan dukungan yang besar rakyat Indonesia kepada Sri Sultan untuk menjadi Presiden.

Bila melihat isi postingan dibawah, mungkin isinya hanya cuplikan-cuplikan kata-kata beliau, tapi ternyata penuh dengan makna dan insipratif. Dan komentar yang luar biasa banyak mendukung pencalonan Sri Sultan HB X untuk menjadi Presiden RI.

Apakah ini salah satu sinyal positif di waktu suhu politik makin memanas, siapakah yang pantas dan layak untuk mempimpin negeri kita tercinta ini. Bila melihat iklan di tv, dan media massa lainnya, mungkin membuat kita tambah bingung, siapa yang pantas dan layak kita pilih untuk dijadikan pemimpin negeri ini. Tapi Sri Sultan HB X adalah salah satu calon pemimpin yang baik, dan bisa di perhitungkan, ditimbang dan pantas untuk dipilih. Namun bukan berarti calon yang lain tidak baik dan tidak pantas dipilih. Untuk itu mulai sekarang kita harus mempertimbangkan, mencari tahu lebih banyak tentang calon-calon presiden kita, agar negeri ini tidak dimpimpin oleh orang yang salah, dan akhirnya kita yang menyesali karena salah memilih.

Kembali ke masalah postingan mengenai Sri Sultan HB X dan komentar-komentarnya, berikut kopiannya yang masih asli gak ditambahi/dikurangi.


IBU PERTIWI MEMANGGIL !!

Tahta Untuk Rakyat




SIKAP SULTAN

“Sekarang bukan setuju atau tidak setuju kenaikan BBM, tapi apakah kenaikan tersebut sudah merupakan pilihan yang final,” Sri Sultan, usai memberikan Orasi Budaya, di Fakultas Ilmu Budaya (FIB), di Depok, Selasa 13 Mei 2008.

“Pemerintah kan mau membantu rakyat kecil, kok ditolak. Saya tidak akan menolak karena merupakan hak rakyat, jadi biarkan rakyat mendapatkannya,” Sri Sultan di Yogyakarta , ketika menanggapi penolakan sejumlah daerah terhadap program BLT, Minggu 18 Mei 2008

” Karena itu, saya tidak dapat memutuskan untuk siap atau tidak siap dalam Pilpres 2009, karena kalau saya menjawab, rasanya tidak etis, karena Gubernur kok melawan `bos` (presiden). Saya tidak mau dikatakan tidak punya etika,” Sri Sultan di sela-sela diskusi panel Forum Rektor Indonesia Jawa Timur di Universitas Surabaya (Ubaya), Minggu 16 Desember 2007

‘’ Termasuk di daerah. Jika kepala daerah dan sekdanya main proyek, daerah itu bisa hancur. Kontrol terhadap pembangunan akan tercapai bila pemimpin lepas dari proyek,’’ Sri Sultan di aula redaksi Harian Rakyat Bengkulu, Kamis 12 Juni 2008

“ Sebab, pengertian adil itu, kalau saya punya istri lebih dari satu, bukan sekedar istri A, saya beri 10 perak, si istri B juga diberikan 10 perak, tapi apakah dengan cara itu kedua istri saya itu merasa sudah diperlakukan adil sesuai dengan perasaan mereka ,” Sri Sultan, menanggapi pro-kontra poligami oleh peserta Kongres Persatuan Tamansiswa dan Kongres Wanita Tamansiswa, di Yogyakarta, Rabu 13 Desember 2006

Indonesia punya Bhinneka Tunggal Ika, dari keberagaman menjadi satu. Untuk sebaliknya, dari satu menjadi keberagaman, seharusnya juga bisa karena membicarakan Indonesia yang multi kultur dan mengakui adanya perbedaan menjadi kekuatan,” Sri Sultan dalam dialog Kebangkitan Nasional di Pontianak, Sabtu, 14 Juni 2008

” Kelompok-kelompok yang tidak bisa hidup berdampingan dengan kelompok lain yang berbeda agama, suku, ras, maupun golongan tidak boleh dibiarkan hidup dan berkembang di Negara Indonesia tercinta, peristiwa 1 Juni 2008 di Monas Jakarta harus merupakan kejadian terakhir ,” Sri Sultan dalam pernyataan pers, terkait tragedi 1 Juni Monas , 2 Juni 2008

”Kita hanya menjadi ekor dan tidak memainkan peranan sebagai kepala pada mahluk besar yang namanya globalisasi budaya,” Sri Sultan HB X, ketika membuka acara Seminar The History And Cultural Heritage di Yogyakarta, 11 Januari 2003

“Orang Jawa yang mayoritas dapat mengayomi yang minoritas. Bukan memaksakan kehendak. Itu ngomong kemajemukan. Jadi apa pun tidak usah dipersoalkan. Yang penting orang yang dipilih mempunyai kapasitas untuk itu dan didukung oleh rakyat Indonesia, biar pun bukan beragama Islam. Biarkan saja, wong itu pilihan rakyat,” Sri Sultan seusai diskusi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tentang amendemen UUD 1945 di Jakarta, 29 Februari 2008

“Kalau diperebutkan, saya khawatir hanya ingin berkuasa saja. Kekuasaan itu bila diperebutkan, yang timbul nanti bukan seorang leader, tapi manajer. Kalau manajer, ya jangan harap berubah karena manajer itu tidak berhak melakukan perubahan. Yang bisa melakukan perubahan adalah leader,” Sri Sultan, ketika berkunjung ke redaksi Persda Network, 28 april 2008

”Asal proporsional saya kira itu tidak masalah. Makin dekat dengan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden, suhu politik naik itu wajar karena mobilitas juga akan menimbulkan kenaikan. Yang penting jangan sampai menimbulkan gesekan yang merugikan orang lain. Kita kan sudah lebih dewasa dalam proses pemilu,” Sri Sultan tentang mulai menghangatnya suhu politik nasional, Yogyakarta 2 Juli 2008

” Bukan supaya saya bisa menyanyi atau menulis lagu. Akan tetapi, dari seniman ini saya belajar mengasah nurani saya supaya semakin peka terhadap rintihan rakyat,” Sultan menjelaskan kenapa perlu mengajak Franky untuk bernyanyi dalam acara Seminar kemiskinan di Metro Lampung 8 Agustus 2008

“Jika yang ditangkap semakin banyak, maka pada tahun 2009 akan semakin baik dan bersih dari praktik korupsi,” ujar Sultan HB X menanggapi maraknya penangkapan anggota DPR RI, Semarang 28 Agustus 2008

“Untuk memenuhi panggilan Ibu Pertiwi dengan ini saya menyatakan, saya siap maju menjadi Presiden 2009,” ujar Sultan dalam bahasa Indonesia di alun-alun utara Kota Yogyakarta, Selasa (28/10/2008).

“Ingin perubahan. Saya tidak tahan dengan penderitaan masyarakat, rakyat tetap miskin dan menganggur. 10 Tahun reformasi tidak ada perubahan fundamental yang mengubah bangsa ini untuk maju, sejahtera dan pemerintah yang akuntabel,” Sri Sultan HB X, dalam Pisowanan Agung, Yogyakarta 28 Oktober 2008

27 Responses to “SIKAP SULTAN”


1. on July 2, 2008 at 2:27 pm Anton

Sultan harus percaya diri, bahwa akhirnya menang atau kalah tidak akan mengecewakan siapapun. Justru ketika sultan tidak segera mengambil sikap itu akan jauh mengecewakan harapan banyak orang.




2. on July 12, 2008 at 8:06 am Inspirasi Positif

Saya terbelalak ketika ada seorang pemimpin daerah yang didemo untuk tidak meninggalkan kursi pemerintahannya. Disisi lain pemimpin lain kerapkali dihujat dan digugat untuk mundur.

Baru kali ini saya melihat seorang pemimpin yang disanjung dan dihargai rakyatnya.

Itulah Sri Sultan HB X

Salam
DS Rachmat
NB: Boleh tukeran link?




3. on July 14, 2008 at 2:45 pm ayo

kayanya udah saatnya satu generasi mundur buat mimpin indonesia berik kesempatan generasi baru buat mimpin negara ini
kalo masih juga ditangani yang tua tua juga kapan negara nih mo bangkit mo slamanya jadi antek amerika?????????????????????????????????




4. on July 29, 2008 at 11:32 pm H. M. Amin Andika

Kepada yang saya hormati dan kagumi:

Bapak Sri Sultan HB X

Pertama perkenalkan diri saya HM. Amin Andika
alamat: Pontianak - Kalbar

Seorang muslim Tiong Hoa yang diamanahkan tugas sebagai ketua PITI Kalimantan Barat, hati saya terpanggil dan tergerak melihat kondisi bangsa Indonesia yang tidak menentu yang membutuhkan seorang pemimpin Arif bijaksana dan dicintai rakyat Indonesia.

Untuk itu besar harapan saya, Bapak Sri Sultan bersedia maju memimpin Negeri tercinta ini dan saya siap memperjuangkan Bapak Sri Sultan di Kalimantan Barat seandainya bapak berkenan atau membutuhkan tenaga dan pikiran kami.

Semua ini akan lakukan Ikhlas dunia akhirat semata mata karena Lillaita Allah.

Salam hormat kami sekeluarga,

HM. Amin Andika




5. on August 9, 2008 at 9:08 pm bheri

koleksinya lengkap juga nih komentar, pikiran dan tulisan tentang Sri Sultan.

Salam kenal




6. on September 10, 2008 at 1:54 pm Agus Suroso

Inilah sikap Ngarso Ndalem, yang tidak mempunyai tujuan untuk berkuasa, yang tidak mau memperebutkan kekuasaan, karena kalau memperebutkan kekuasaan berarti yang muncul seorang manajer yang tidak bisa merubah apa-apa seperti pernyataan tersebut diatas. Yang seharusnya adalah seorang leader yang bisa merubah akan kemajuan.
Saya kira saat ini Bapak HB X cocok untuk memimpin negara saat ini, semoga tetap sehat walafiat.

Salam,

Agus Suroso




7. on September 17, 2008 at 2:21 pm Evan Lubis

Ass.
Salam hormat u/ Yang Mulia Baginda Sultan HB X

Terlalu lama bangsa ini menanti pemimpin arif bijaksana, dan entah kenapa setiap melihat Baginda Sultan, saya selalu merasa “he’s the one!”

Yang saya berikan hanya sekedar pertimbangan, selebihnya jelas keputusan Yang Mulia.

Yang jelas, saya akan merasa bahagia jika Yang Mulia tetap memilih menjadi Raja dan tidak bernafsu untuk menjadi Presiden, karena itu membuat saya lega sebab masih ada orang arif seperti Yang Mulia.
Tapi, saya akan merasa jauh lebih bahagia jika Yang Mulia sudi membagi kearifan itu kepada seluruh rakyat Indonesia–dengan menjadi Presiden tanpa nafsu kekuasaan.

Salam hormat,
Wass.




8. on September 19, 2008 at 8:27 pm andriy putro

kalau kita mau peka thd sejarah negara kita,mulai dr kerajaan sriwijaya,majapahit,jaman penjajahan belanda,jepang sampai kita merdeka maka semuanya sudah seperti yang diceritakan oleh para pendahulu kita. dan sekarang tiba saatnya Negara Indonesia tercinta ini dipimpin oleh orang yang mempunyai wahyu untuk memimpin negeri ini,yang tidak tergoda oleh harta,tahta dan wanita.pemimpin yang mengabdikan hidupnya untuk kepentingan orang banyak.Entah bagaimana ceritanya saya meyakini sri sultan akan memimpin negeri ini untuk membawa bangsa ini menjadi bangsa yang bermartabat,disegani dan membanggakan IbuPertiwi.Amin




9. on September 23, 2008 at 3:03 pm Erick

Kami mendukung sepenuhnya Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X menjadi Presiden RI tahun 2009-2014.
Saatnya Bangsa di pimpin oleh Orang yang menghargai Pluralitas.

Salm,

E Roma




10. on September 29, 2008 at 3:05 pm necis06

Saya salah satu panitia pembantu dalam seminar kemiskinan di Metro-Lampung. saya salut saja dengan ungkapan-ungkapan dan “pecerahan” tentang politik dan pemerintahan. semoga beliau dapat menjadi referensi rakyat untuk pemimpin yang bener-bener membawa perubahan. kalimat-kalimat yang menyejukkan itu semoga bisa diwujudkan kelak jika Beliau jai pemimpin. (Leader not Manager). Salam buat bung Franky Sahilatua…….. dari beberapa lagu yag anda nyanyikan, yang sering saya nyanyikan adalah :
” Aku mau presiden baru…… bela rakyat. karna salah pilih, pemilu kemarin………..
Aku mau presiden baru………….. bela rakyat. yang bodoh berjanji, pandai bekerja…….




11. on October 9, 2008 at 3:28 pm nandywilasto

Kanjeng Sultan memang pandai bersikap dan berpolitik
banyak capres lain yang terjebak dalam permainan.

Sultan sudah mulai diperhitungkan sebagai lawan politik dalam Pilpres 2009, tapi sampai sekarang selalu menyatakan saya bukan capres. Jadinya lawan-lawannya bingung mo nyerang pencalonan Sultan darimana… haha

Maju terus Ngarsa Dalem
biarin aja orang pating ceblung ngotak-ngatik keistimewaan Jogja diaduk-aduk dengan Pencalonan Sultan as Presiden…. biar pada bingung

Kraton Jogja bukan guyon Ketoprak juga bukan monarkhi absolut… Jogja dengan Sultannya adalah Fakta Sejarah!!!




12. on October 30, 2008 at 2:43 pm wahyudi

nyuwun ngapunten.

pemimpin yang arif dan bijaksana telah ada didepan mata,
pemimpin yang tidak haus akan kekuasaan sudah didepan mata

“tahta untuk rakyat” lah semboyannya

mari kita dukung bersama demi kemajuan indonesia,
tidak ada kata lain,

“sultan for president”




13. on October 30, 2008 at 4:12 pm Budi Herprasetyo

Buat rekan2 muda , yang suaranya tidak pernah dipakai pada waktu pemilu. Kini sudah saatnya kita berpikir kembali akan suara-suara kita itu.

Sekarang ada satu calon pemimpin baru, yang layak kita kaji, kita lihat dan kita uji.

Ngarso Dalem, kalo memang Tuhan menghendaki biarlah kami memiliki pemimpin yang merakyat. Yang mengerti benar penderitaan kami. Dan mau menyeka keringat-keringat rakyatnya.

Kami sudah lelah, tapi tak pernah jemu menantikan pemimpin baru !

Rakyat bersatu tak bisa dikalahkan !!




14. on October 30, 2008 at 9:33 pm jowo ndeles

Sultan jangan gentar…………walau tidak dicalonkan partai besar………..walaupun melawan calaon dari partai besar, yang penting Kanjeng harus dapat tiket menjadi Capres dulu.
Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air , yang sudah,maupun akan golput dalam Pemilu (jumlahnya justru mungkin akan menjadi pemenang Pemilu), inilah saatnya tidak golput dalam Pilpres dan menggunakan haknya untuk memilih Sultan jadi RI 1. Semoga akumulasi angka-angka golput (karena frustasi thd pemimpin yang tidak kunjung bisa dpercaya) yang terjadi dalam Pilkada-Pilkada akan menjadi lumbung suara bagi Kanjeng Sultan. Jangan takut kalkulasi politik pengamat masih banyak pendukung dari massa mengambang juga yang pasti mulai mengambil sikap karena “Satriya Pininggit” Sejati telah siap mengabdi untuk rakyat.




15. on October 30, 2008 at 10:57 pm Nicholas

Pokoknya Ngarso Dalem harus mau terus. Negara ini butuh pemimpin seperti sampeyan. Saya dukung Sri Sultan HB X untuk Presiden RI 2009 !!!




16. on November 5, 2008 at 4:26 pm Wong Cilik

Pada Pemilihan Presiden tahun 2004 kemarin saya tidak ikut memilih. Kenapa??? Karena sesuai amanat undang - undang kita harus menentukan pilihan kita sesuai dengan hati nurani masing-masing. Pada saat itu diantara semua calon tidak ada yang sesuai dengan hati nurani saya. Makanya saya nggak milih. Dan pada pemilihan presiden tahun 2009 yang akan datang rencananya saya juga nggak akan milih.Karena mungkin calonnya juga itu - itu saja. Tapi, setelah kemarin Sri Sultan menyatakan siap maju menjadi presiden 2009 (tanpa kata calon), sepertinya saya akan berubah pikiran. Semoga Sri Sultan bisa mendapatkan tiket untuk maju dalam pencalonan.




17. on November 6, 2008 at 2:49 pm wahyu hadi

MAJU ……………………. !! SULTAN RI 1

http://keris.blogs.ie/category/sultan-for-president

Pendukung tidak resmi Sultan for President

salam




18. on November 7, 2008 at 9:57 am Ari Nugroho

Bravo Pak Sultan, saya pendukung panjenengan, Kita mengharapkan perubahan yang nyata dalam reformasi segala bidang. Inilah selama hampir 10 tahun saya tunggu moment Pak Sultan maju menjadi Presiden.
Pasti Saya Pilih Pak Sultan tidak Golput lagi !!!
PAK SULTAN HB.X FOR PRESIDENT.




19. on November 26, 2008 at 4:39 pm Eko hamzah

Kpd Yth Bpk Sri Sultan HB X
dengan ini saya menyatakan:
“mendukung 1000% ngarso dalem menjadi Presiden RI 2009 dengan ikhlas karena ALLAH ta’ala”




20. on December 8, 2008 at 11:50 am frans

Nuwun Sewu, Kami dari Papua mendukung Sultan menjadi Presiden ! Beliau telah mengayo,i kami sewaktu kami studi di Jogjakarta. Harapan kami, Sultan jadi Presiden RI. Ayo maju terus kanjeng Sultan !




21. on December 22, 2008 at 7:42 pm adjie virawan

sinuhun jenengan harapan kulo,dalem madep mantep dukung panjenengan dados presiden kagem perubahan indonesia utk lebih baik lan mulyo ayem tentrem loh jinawi.




22. on December 25, 2008 at 12:22 am joe

Maju Terus…Pantang Mundur




23. on January 4, 2009 at 11:11 pm pakarpangan

oke …
lampung yankinkan mengan maju terus




24. on January 8, 2009 at 6:15 pm andri iskandar

Asalamualaikum

Untuk Rajaku dan Presidenku Kelak
Saya dari Bogor, dengan tanpa paksaan, siap mendukung Sultan menjadi presiden RI

Terimakasih




25. on January 16, 2009 at 9:55 am hartoto

saya dukung 100 % sultan maju sebagai capres 2009. Saya siap jadi relawan sultan di daerah saya di kabupaten crebon.




26. on January 16, 2009 at 10:06 am hartoto

gimana caranya supaya saya bisa jadi relawan sultan for president? tolong balas ke no hp saya 081 546 421 546 atau ke email saya totoxtox@yahoo.com.




27. on January 19, 2009 at 3:41 am firan

saya dukung sultan maju capres 2009…karna saya rasakan sendiri gimana sri sultan memimpin yogyakarta..semuanya aman harga murah..kehidupan aman…
hidup sri sulta…jaya indonesiaku
saya siap jadi relawan sultan untuk capres 2009 untuk NTB..kab.dompu,bima,sumbawa,mataram dll
firan dompu



1 komentar

  1. wong papua  

    7 Maret 2009 12.03

    buat sultan yang peragu.... klo ragu mundur....

    jgan terlalu memaksakan diri....

Gabung di IDR cuman klik dpt Duit (lihat pendapatanku)

Cari Data Lain

Custom Search